Recent Posts
Recent Comments
5uNr1s3
May 27th, 2007 by idepp
phiuhhh….
akhirnya, mentari pagi itu datang juga dipintu dan jendela kamarku,
entah kenapa aku begitu merindukan pagi
aku benci malam dengan segala kegelapannya
aku tak pernah tahu mengapa rasa kesepian itu selalu hadir di malam hari
disaat aku harus tidur dan beristirahat
rasa sepi, sendiri, ditinggalkan dan tidak diindahkan, memuai dikepalaku
aku pun muak dengan mimpi-mimpi itu
dinding kamar, lemari, pembaringan serta lantai. mereka lah telinga-telinga yang telah menjadi pendengar yang baik atas keluh kesahku.
dan ketika ku tak mampu lagi untuk berbicara, kubiarkan saja suara jangkrik diluar sana yang mengambil alih peranku, dan ku hanya bisa mendengarkan dan menikmati suaranya.
tapi sekali lagi, untunglah mentari pagi sudah hadir.
Ia menghapus malam yang tak bersahabat itu.
malam yang ……….
entahlahhhhh
yang ku tahu aku terlalu merindukanmu
Posted in Uncategorized | | | 2 Comments
me, my plane and my journey
May 17th, 2007 by idepp
suatu ketika kutemukan sebuah pesawat kecil yang lucu dan sangat menarik. pesawat itu menggodaku untuk menaikinya. akhirnya aku pun menaikinya. dengan pesawat kecil itu aku pun terbang ke angkasa. melewati pelangi, kicauan burung-burung yang sedang melayang disekelilingku. menembus langit, bintang-bintang dan dapat kunikmati kilau indah cahaya bulan disekujur tubuhku.
sekian lama pesawat itu mengajakku berkelana ke tempat2 indah, mengagumkan dan seperti berada di taman khayalanku yang selama ini tidak pernah aku datangi. tiba-tiba pesawat itu terhenti sejenak. entah apa yang terjadi dengan pesawat itu, tapi yang kutahu sepertinya pesawat itu terlalu lelah untuk melanjutkan perjalanan kami.
mungkin aku terlalu banyak membawa beban di tas ku, sehingga membuat ia kelelahan. membuat ia seperti jera atau mungkin bosan dengan kelakuanku, dengan tuturku selama aku dalam perjalanan selama ini. ketika aku mencoba untuk menolehkan wajahku dari pesawat itu untuk berpikir dan memberinya waktu untuk beristirahat, sesuatu terjadi. pesawat itu seperti akan menghilang. bagaikan embun yang menghilang dalam sesaat, bagaikan asap yang sirna terkena angin. pesawat itu membias. bentuknya mulai tak terlihat lagi. kucoba menangkap nya, meraih sayapnya agar tetap seperti semula, seperti sediakala. tapi sepertinya aku tak cukup kuat untuk menggapainya.
entah,
mungkin saja aku tak cukup baik untuk menjadi penumpangnya. atau malahan bukan hanya "tak cukup baik" tapi memang tak layak bersama pesawat kecil itu. aku tak tahu, apakah pesawat itu akan kembali kelak, ataukah dia akan mencari dan menemukan penumpang yang lain. yang lebih laik dan lebih segala2nya. yah, seperti kata seorang temanku "watever will be, will be".
Benarkah demikian???
Posted in Uncategorized | | | 0 Comments
« Previous Entries